12.4.05

its not just business, it's personal


Kadang aku suka berpikir kembali tentang apa sih yang penting bwt hidup. Donald Trumph di The Apearantice, berkata "it's nothing personal, it's only business." Kadang aku berpikir bener gak sih yang penting itu cuman bisnis, dibandingkan dengan personal kita masing-masing. Personal yang memiliki hati dan nurani yang bikin kita bergerak dan terus bergerak. Hati yang menentukan kita bersemangat mengejar keuntungan dan menafilkan yang lain. Hati juga yang menentukan kita mencabut pistol dan mengeksekusi orang tak bersalah yang kebetulan lewat didepan kita.

Itu semua masalah hati, dan sungguh masalah hati. Karena itu alasan kita bangun tiap hari, bergegas keluar rumah untuk mencapai apa yang kita mau; apa yang hati kita inginkan. Sangat kasihan bwt seseorang yang merasa bahwa dia melakukan bukan apa yang diinginkan. Terpaksa melakukan sesuatu karena ingin menyenangkan orang lain atau karena keterpaksaan , karena dibalik itu semua ada keinginan pula yang menyebabkan itu semua.

Sekarang masalahnya sebarapa kita mau mengakui apa yang sebenarnya kita inginkan. Seberapa gigih kita memperjuangkan yang kita mau dan berkorban untuk itu. Karena hati memompakan segalanya, semangat, gairah, benci, cinta yang membuat kita semua ini berkeliaran bebas dimuka bumi ini.

4.4.05

Takdir, suatu fungsi dari tempat dan waktu ...


Akutuh yakin banget dengan kehendakNya. Itu bukan berarti aku bisa selalu ikhlas dengan apa yang Dia kasih ke aku. Tapi ada yang aku yakin banget adalah saat dia menginginkan sesuatu terjadi padaku maka itulah yang terjadi. Dan kejadian itu adalah suatu bentuk fungsi dari tempat dan waktu, kita berada pada tempatnya dan waktunya terjadi seperti yang selalu Dia inginkan.
Karenanya terkadang saat malam-malam aku gentar melihat lorong gelap menuju lab atau tujuanku saat malam telah larut. Terus aku berfikir bahwa, "Ya udah kalo emang ada sesuatu yang harus terjadi pada ku malam itu (ketemu "sesuatu" misalnya) maka terjadilah." Karena mungkin itulah yang terbaik yang telah digariskanDia sang pemilik takdir dan kejadian bwt hidupku.
Dan sekali lagi aku yakinkan dalam hatiku saat aku tergetar ngadepin sesuatu, "Kalo emang terjadi, maka terjadilah. Karena semuanya aku serahkan kembali kepadaMu ya Allah..."

Menemukan yang terbaik dari tiap-tiap orang,..

Menemukan yang terbaik dari tiap-tiap orang, dan membantunya mencapai apa yang paling diinginkannya. Kadang suatu kebahagian, saat kita memandang seseorang didepan kita menceritakan sebagian dari hidupnya yang begitu berharga. Hidupnya yang begitu syarat dengan kehidupan, keinginan, kekuatan, dan antusiasme yang tidak pernah disadari sebelumnya. Keinginan dan kebahagian yang sebenarnya pernah dan masih mereka inginkan sampai sekarang tapi tak pernah benar-bernar mereka sadari.

Suatu anugarah berupa bakat yang telah Allah turunkan ketiap-tiap umatnya, yang menunggu untuk diasah dan dibagikan dan merupakan modal untuk mencapai kemuliaan. Dan kelebihan-kelebihan itu terlihat dari apa yang kita lakukan apabila kita mau memikirkannya. Mengambil waktu sejenak, berhenti dan mengambil jarak dari apa yang biasa kita lakukan. Mensyukuri dan mengingat saat-saat yang paling kita nikmati dan inginkan dalam hidup kita.

2.4.05

Find what u love or love what u found

Konsistensi atau kejujuran hati. Pada saat kita harus mendefinisikan apa yang kita rasakan, apa yang membuat kita semangat dan "hidup" setiap pagi saat kita melangkahkan kaki kita. Pada saat kita harus berpikir lagi apa yang benar-benar kita inginkan dalam hidup, apa yang rela kita bayar untuk mendapatkan itu.

Kita bisa saja memilih tetap dengan pilihan kita dan menganggap tawaran lain yang menggoda tersebut sebagai godaan yang akan menjauhkan kita dari track yang sedang kita jalani. Tapi disisi lain kita juga dapat melihat tawaran itu sebagai suatu penyadaran atau jam weker dari tidur panjang kita dalam zona kenyamanan. Zona dimana kita tidak perlu lagi berjuang karena semua sudah seperti yang kita inginkan (atau akhirnya kita inginkan karena gak ada pilihan lain).

Kesemua itu memiliki kemungkinan jawab yang sama tetap pada pilihan pertama atau memilih untuk berubah. Tapi akan jauh berbeda apabila kita memilih dari perspektif yang salah. Misalnya memilih tetap pada yang pertama karena ketakutan harus meninggalkan comfort zone tersebut. Atau sebaliknya memilih kedua karena merasa tidak puas dengan pilihan pertama (hal tersebut akan terjadi berulang-ulang, tak akan pernah selesai karena godaan akan selalu datang).

Yang paling penting sekarang adalah memastikan apa yang kita inginkan. Dengan mengetahui apa yang kita inginkan minimal kita tahu kenapa kita memilih pilihan pertama ataupun yang kedua.
Ok, bagaimanapun ini adalah hidup.

Choose, taking risk, and responsible.
Be the master of your own life.