To Proud to myself

Dulu aku tuh aku yakin banget bisa kaya ayahku. Sukses dengan karirnya bisa keluar negri dan memiliki prospek yang cemerlang. Diakui sesama koleganya. Dan disayangi ama bawahannya.
Aku pengen banget bisa keluar negri kaya dia. Tapi mungkin itu gak esensial sih. Yang penting aku pengen bisa merasa berhasil dan bangga terhadap diri gw sendiri. Sekarang aku ngerasa kaya belum menghasilkan apa-apa. Dari semua cita-citaku yang udah dengan sadar kualihkan pada hal yang kuyakini, aku merasa aku belom mencapai apa-apa. Kadang aku sangat ngerasa sakit saat mendengar teman-temanku bahkan yang lebih muda mereka bisa melanjutkan keluar negri dan aku ngerasa itu salah satu milestone kesuksesan mereka. Itu kadang membuatku ingin menangis karena aku ngerasa pada umur dan tanggung jawabku sekarang aku masih belum bisa mencapai sesuatu.
Kadang butuh effort besar untuk meyakinkan diriku sendiri "there's a time for everything." Dan keraguanku itu sering membuatku tidak bersyukur atas apa yang aku punya sekarang. Dan gak jarang menelantarkan apa yang sedang berusaha kugapai.
Dan mulai malam ini setiap kali aku merasa gagal aku akan mereview lagi apa yang udah kulakukan dan apa tanggapan orang terhadap hasil yang udah kuberikan. Aku akan mengenang lagi aknowledgement yang orang udah sampaikan keaku. Kepercayaan dan amanat yang mereka berikan karena kepercayaanya. Keberhasilan kecil yang gak perhah terdokumentasikan-karena emang jarang mendokumentasikan sesuatu karena dulu takut disebut sombong.
Dan aku akan berusaha terus dalam hidupku karena aku yakin 4JJ1 akan menunjukan jalan pada hambanya yang sabar.
Amiennnn

0 Comments:
Post a Comment
<< Home